Behind the Scene Buku Fabel Favorit Si Kecil


Assalamualaikum....

Mamak Dhifa balik lagi. Kali ini pengin berbagi cerita tentang si Fabel Favorit si Kecil. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Checklist Media, Yogyakarta. Buku ini menjadi buku solo keempat saya setelah 30 Dongeng Seru Lima Benua. Kalian bisa baca proses kreatifnya di sini.

Fabel Favorit si Kecil berisi kumpulan fabel tetang pendidikan karakter seperti belajar rendah hari,belajar jujur, belajar tolong menolong, belajar disiplin dan lainnya.

Awalnya, cerita ini bertokoh manusia. Tapi, lalu saya ganti dengan tokoh hewan-hewan karena biasanya anak-anak suka dengan cerita binatang. Saya menulis cerita ini di sela-sela mengasuk Dhifa kecil, yang kala itu baru berusia setahun. Di tengah kebosanan karena nggak bisa kemana-mana, sebagai mamak baru masih penyesuaian ya, saya coret-coret kertas. Ternyata terkumpul 10 draf judul cerita. Jadi, setiap ada kesemptan mengeksekusi saya cicil. Akhirnya selesai juga kumpulan cerita ini.

Nah, beruntungnya, saat naskah selesai sebuah peenrbit buka lowongan nasakah. Waah, saya langsung kirim dong, ya. apalagi mereka butuh naskah fabel juga. Gercep pokoknya.

Apakah diterima?

Oh, tentu tidak, Marimar. Setelah nunggu 4 bulan ternyata penolakan yang didapat. Katanya naskah serupa sudah ada. Ah, ya, sakit dan kecewa rasanya. Dulu masih belum bisa mengendalikan rasa kecewa. Jadi move on nya luamaaa banget. kalau sekarang ditolak biasaaa, udah nggak sekecewa dulu. Bisa menghibur hati gitu deh.

Setelah mogok berminggu-minggu, akhirnya saya beranikan kirim lagi ke penerbit lain. Dan ya, kali ini acc. Alhamdulillah. Lega rasanya, 'anak ini' berjodoh dan dapat rumah.

Hampir satu tahun setelah acc, akhirnya buku ini terbit. Wah, lega dan bangga sekali. Cerita-cerita saya ini tidak hany mengendap di folder, tapi sekarang bisa dibaca oleh anak-anak di seluruh Indonesia. Fyi, selain cerita anak, di buku ini juga ada halaman aktifitas dan halaman informasi tentang hewan-hewan yang menjadi tokoh.

Nah, buku ini masih ada stoknya, loh. Harganya murce mursidah. 69.000 saja.
Bisa pesan kalau mau.

Sekian, cerita Mamak Dhifa kali ini. Sstt... ada dikit tips buat  teman-teman, pastikan sebelum mengirim naskah ke penerbit, cari tahu apakah penerbit yang dituju sudah memiliki naskah serupa atau belum. Jika sudah dan ingin menulis tema yang sama usahakan naskah yang dimiliki memiliki keunikan.
(Ssst... ini berdasar pengalaman saya, beberapa kali ditolak karena naskah sama. Lalu setelah utak-atik acc di tempat lain).

Nah, terima kasih sudah mampir.


Salam,

Mamak Dhifa

No comments

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Salam hangat.