Proses Kirim Naskah ke Penerbit

Bukuku



Halo, teman-teman....
Katika punya naskah dan ingin di terbitkan, tentunya teman-teman ingin mengirimkan pada penerbit. 
Bagaimana prosesnya? Berapa lama masa tunggunya? Nah, di postingan kali ini saya akan berbagi cerita tentang proses pengiriman naskah anak ke penerbit. Tentunya, ini berkaitan dengan kirim naskah ke penerbit mayor, ya. Bukan self publishing ataupun indie. Yuk, simak di bawah ini:

1. Kirim Naskah

Saat kita memiliki naskah dan sudah yakin ingin mengirimkan penerbit, langsung saja kirim ke penerbit yang dituju. Jangan lupa untuk mempelajari dulu penerbit yang akan dituju. Mereka menerbitkan apa saja, syaratnya apa saja dlsb.

2. Konfirmasi Naskah

Setelah kirim naskah, kita akan mendapat konfirmasi naskah. Catat: ini buka konfirmasi diterima atau ditolaknya naskah kita, ya. Ini hanya semacam konfirmasi kalau naskah kita sudah diterima redaksi dan akan direview. Namun, jika setelah kirim naskah tidak mendapat konfirmasi jangan khawatir dulu, karena memang ada beberapa penerbit yang tidak membalas dengan email konfirmasi.

3. Menunggu Review

Nah, setelah mendapat konfirmasi, biasanya kita diminta menunggu 3-6 bulan untuk masa review naskah. Rata-rata sih 3 bulan, ya. Tetapi ada juga yang sampai 6 bulan babhkan lebih. Tergantung penerbit banyak antrian atau tidak. Lama, ya? Iya, lama, makanya sambil nunggu mending disambi nulis naskah lain lagi. Jadi tidak kerasa. Tahu-tahu saja sudah dikabari hasilnya. Iya, kan?

4. Mendapat Hasil Review

Tak terasa masa tunggu sudah selesai. Tiba-tiba dikabari hasilnya. Bisa diterima atau ditolak. Tergantung rezeki kita. Kalau diterima berarti perjalanan naskah kita masih panjang untuk menjadi sebuah buku. Tetapi, kalau ditolak, berarti belum rezeki kita. Perbaiki lagi dan coba ke lain penerbit. Mudah-mudahan berjodoh. Oh, ya, kalau mau tau cara saat menghadapai naskah ditolak, saya juga pernah posting di blog klik di sini aja.

5. Mendapat SPP (jika naskah diterima)

Apa itu SPP? Surat Perjanjian Penerbitan. Ada juga yang menyebutnya SAN (Surat Akad Jual Beli Naskah), Surat Kontrak Penerbitan Naskah, dll. Intinya surat perjanjian penerbitan buku antara penulis dan penerbit. Ini kalau naskah diterima dan akan diterbitkan biasanya akan mendapat surat ini.
Kapan dapatnya? Tergantung penerbitnya. Ada yang begitu naskah diacc, tak nunggu lama SPP dikirim. Ada juga yang perlu nunggu beberapa bulan. Ada lagi SPP yang dikirim jelang buku terbit. Ada yang dikirim berbarengan saat buku terbit.
Jadi, kalau naskahmu sudah acc tapi kok belum dapat SPP juga, jangan dulu khawatir. Siapa tahu sistem di penerbit tersebut SPP dikirim saat buku terbit.

6. Revisi Naskah

Untuk poin revisi naskah, bisa tertukar dengan poin 5 ya urutannya. Tergantung masing-masing penerbit. Nah, saat revisi naskah kita benar-benar harus bekerja sama dengan editor. Biar kelak naskahnya bisa jadi buku yang ciamik dan disukai pembaca.

7. Tahap Ilustrasi

Buku anak itu banyak memerlukan ilustrasi. Jadi kita akan bekerja sama dengan ilustrator. Untuk tahap iulustrasi ini, biasanya ilustratir sudah disediakan dari penerbit. Ada juga penulis diminta merekomendasikan ilustrator sendiri. Tetapi atas persetujuan penerbit juga.

8. Review Ilustrasi

Setelah ilustrasi selesai, kita biasanya diminta mengecek ilustrasi-ilustrasi tersebut. Apakah sudah oke atau ada yang tidak sesuai misalnya. Jika sudah oke bisa ke tahap selanjutnya.

9. Hasil Layout

Biasanya sebelum naik cetak, kita akan dikirimi hasil layout oleh penerbit untuk dicek kembali. Bentuknya biasanya pdf udah tersusun urutan dan gambarnya. Udah plek seperti buku urutannya. Udah disusun begitu.

10. Terbit

Jika sudah tidak ada aral melintang, setelah mendapat hasil layout tak lama lagi buku akan terbit. Fyiiih... penantian panjang akan terbayar. Apalagi kalau bukunya laris dan disukai pembaca.

Nah, itu saja proses kirim naskah hingga terbit. Jika ada yang kurang bisa ditambahkan di kolom komentar. Itu hanya berdasarkan pengalaman saya saja.

Sekian dan terima kasih sudah mampir.


Salam hangat,

Mamak Dhifa

Buku-buku di atas:
Judul : 1. Mewarnai Hewan Air Khas Indonesia
            2. Mewarnai Hewan Liar Khas Indonesia
            3. Mewarnai Hewan Terbang Khas Indonesia
            4. Mewarnai Hewan Padang Rumput Khas Indonesia
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Harga : 45.000

Yuk, bisa seegra dikoleksi untuk belajar ananda.

No comments

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Salam hangat.