Yuk, Cegah Corona!

sumber : ajnn.net

Assalamualaikum.... 
Ketemu lagi sama Mamak Dhifa. Beberapa hari nggak posting, uprek sama gawean. Eh, ya, ngomong-ngomong gimana kabar hari ini, Mak? Di tengah serbuan corona, semoga baik dan sehat selalu, ya. 

Ngomong-ngomong soal corona, virus ini sudah ke mana-mana, ya. Sebagai seorang mamak yang punya balita, agak khawatir juga, ya. Secara nih kalau anak balita itu jangankan ada virus-virus beginian, lah pergantian musim aja biasanya mereka ya batuk, pilek, panas, inilah itulah. Gampang banget sakit. Belum lagi kalau ada teman sepermainannya sakit, semuanya ikut. Hadeeh.... *pijit kening.

Mamak jadi lebih update dengan berita terkini. Bukan sebagai bentuk ketakutan berlebih, ya, cuma biar waspada aja. Apalagi ada bocil di rumah. Beberapa info corona yang banyak beredar di media sosial mulai dikumpulin. Nah, masalahnya menjelaskan ke anak--apalagi balita-- itu nggak semudah menjelaskan pada orang dewasa. Ya, kan?

Nah, tapi saya coba menjelaskan Ini yang saya lakukan pada anak di rumah.

1. Menjelaskan dengan bahasa mudah apa itu virus corona.

Misal, virus corona itu makhluk kecil banget tapi bisa nyebabin Adik sakit seperti batuk, panas, pilek. Mereka biasanya ada di bersin atau batuknya orang yang udah terjangkit. Tunjukkan juga virus ini bisa menempel di pegangan pintu, tangan, baju, bahkan uang sekalipun. 
Jelaskan pelan-pelan saja. Bisa juga sambil ditunjukkin gambarnya agar anak lebih mudah paham. Di media sosial ada bebeapa yang bikin postingan menarik tentang edukasi corona untuk anak. Salah satunya penulis anak yang oke banget, Mbak Watiek Ideo. Ini saya sertakan link video yang beliau buat klik di sini.

2. Ajak anak untuk lebih menjaga kebersihan.

Ajaklah anak agar lebih menjaga kebersihan terutama tangan. Mereka harus sering cuci tangan. Biasanya anak ada yang males-malesan, kan. Nah, coba beli sabun cuci tangan yang kemasannya lucu untuk menarik mereka.
Pastikan mereka tidak memegang mata, hidung dan mulut dengan tangan yang kotor.

3. Jika bepergian biasakan anak memakai masker.

Anak yang belum terbiasa pakai masker pasti akan merasa risih. Orang dewasa aja suka begitu. Nah, agar mereka mau pakai masker, cobalah orang tua memberi contoh terlebih dalulu. Pakailah masker kalau ke mana-mana. Biasanya anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya.

4. Ajarkan anak untuk menjaga jarak dengan orang yang sakit.

Nah, bagian ini kadang sulit, apalagi jika yang sakit itu teman sepermainan. Maunya main bareng terus. Bisa diberi pengertian pelan-pelan, untuk menjaga jarak apalagi jika yang sakit sedang bersin atau batuk.

5. Biasakan anak menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk.

Pelan-pelan beri penjelasan, untuk selalu menutup hidup saat bersin atau batuk.

6. Pastikan anak agar selalu makan makanan bergizi.

Yep, ini kadang bikin emak pusing keliling *saya sih. Nyari menu yang bergizi tapi anak juga mau makannya. Agak-agak ribet kalau anaknya pemilih makanan. Di sinilah jurus-jurus rahasia dan keahlian emak membuat masakan akan diuji.

7. Istirahat yang cukup

Ini nih, tantangan juga buat para emak. Anak maunya bermain terus padahal disuruh tidur atau istirahat suahnya. Mungkin bisa dengan dibacakan buku atau dongeng agar anak bisa anteng untuk istirahat.

Nah, itu saja postingan Mamak Dhifa kali ini. Hanya berbagi tips  kecil yang semoga saja bermanfaat. Semoga kita sehat selalu dan corona cepat berlalu. Aamiin.


Salam hangat,

Mamak Dhifa
BNA 18/03/20

BTW, jangan lupa koleksi buku Mamak Dhifa, ya.

No comments

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan komentar. Salam hangat.